BREAKING NEWS
Kredit Perdagangan Bank Kuningan Daftar Angsuran Kredit Bank Kuningan

Penanaman Sorgum Sekabupaten Kuningan Dimulai di Babakanjati, Target 650 Hektare pada 2027 untuk Dukung Ketahanan Pangan

 


Penanaman Sorgum Sekabupaten Kuningan Dimulai di Babakanjati, Target 650 Hektare pada 2027 untuk Dukung Ketahanan Pangan


KUNINGAN,Aktualid.com 28 Juli 2026 – Program Penanaman Sorgum Sekabupaten Kuningan resmi diawali di Desa Babakanjati, Kecamatan Cigandamekar, sebagai langkah membangun ekosistem pertanian sorgum yang terintegrasi dari hulu hingga hilir. Kegiatan ini mengusung tema "Penanaman Sorgum Sekabupaten Kuningan" dengan motto "Menuju Kuningan yang Berlian."


Program tersebut melibatkan tiga komponen utama, yakni Petani Sorgum Indonesia (PSI), PT Cahaya Agro Gemilang, dan Koperasi Putra Ciremai Mandiri, yang berkomitmen mendampingi petani mulai dari proses budidaya hingga pemasaran hasil panen.


Presiden Petani Sorgum Indonesia (PSI), Rayhan Ari Subari, menjelaskan bahwa kolaborasi ini dirancang untuk menciptakan petani yang mandiri, tangguh, dan sejahtera melalui sistem kemitraan yang saling menguatkan.


Menurutnya, masing-masing pihak memiliki peran strategis. PT Cahaya Agro Gemilang yang diwakili Toto Sudianto akan bertindak sebagai penampung hasil panen atau off-taker sehingga petani memiliki kepastian pasar. Sementara Koperasi Putra Ciremai Mandiri di bawah kepemimpinan Agus Herianto berperan sebagai penggerak dan penghubung masyarakat dalam membangun jaringan kemitraan di tingkat desa.



Adapun Petani Sorgum Indonesia (PSI) bertugas melakukan pendampingan secara menyeluruh, mulai dari pembinaan teknis budidaya, pengawalan produksi, pemasaran, hingga edukasi mengenai berbagai produk turunan sorgum. PSI juga diposisikan sebagai leader core dalam membangun ekosistem pertanian terpadu, termasuk pemanfaatan limbah pertanian dan limbah kotoran ternak menjadi produk yang bernilai ekonomis.


"Kami ingin membangun ekosistem pertanian yang utuh, dari produksi, pengolahan, pemasaran hingga pemanfaatan limbah. Harapannya, Kabupaten Kuningan dapat menjadi daerah yang bebas limbah kotoran ternak sekaligus memiliki pertanian yang berkelanjutan," ujar Rayhan Ari Subari.


Program ini ditargetkan berkembang hingga 650 hektare lahan sorgum pada tahun 2027. Tahap awal dimulai dengan pengembangan seluas 4 hektare di Desa Babakanjati, sebelum diperluas ke desa-desa lain di Kabupaten Kuningan.


Dalam kesempatan tersebut, Rayhan Ari Subari juga menyampaikan apresiasi kepada Kepala Desa Babakanjati, Abdul Karim, yang dinilai memberikan dukungan penuh terhadap pelaksanaan program.


"Kami mengucapkan terima kasih kepada Bapak Abdul Karim selaku Kepala Desa Babakanjati atas dukungan penuh terhadap program kerja sama penanaman sorgum ini. Semoga langkah awal di lahan seluas empat hektare ini menjadi fondasi bagi pengembangan sorgum di desa-desa lain di Kabupaten Kuningan, sekaligus mendukung program pemerintah dalam mewujudkan ketahanan pangan nasional," tuturnya.



Melalui sinergi antara organisasi petani, dunia usaha, dan koperasi, program ini diharapkan mampu memperkuat kemandirian petani, meningkatkan kesejahteraan masyarakat, serta menjadikan Kabupaten Kuningan sebagai salah satu sentra pengembangan sorgum nasional yang berbasis ekonomi berkelanjutan.


Irman

Berita Terbaru
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image