BREAKING NEWS
Kredit Perdagangan Bank Kuningan Daftar Angsuran Kredit Bank Kuningan

JALAN DUA JALUR SEBAKUL - BETUNGAN AMBRUK Baru Selesai Diperbaiki, Pondasi Pelebaran Diduga Tak Sesuai Aturan

 



JALAN DUA JALUR SEBAKUL - BETUNGAN AMBRUK 

Baru Selesai Diperbaiki, Pondasi Pelebaran Diduga Tak Sesuai Aturan


BENGKULU Aktualid.com Jalan dua jalur ruas Sebakul - Betungan dekat kantor Bawaslu, Kota Bengkulu kembali rusak. Bagian pelebaran jalan ambruk di sisi badan jalan. Kerusakan terjadi padahal perbaikan baru selesai beberapa waktu lalu.setelah ada nya pemberitaan media online Kota Bengkulu,


Pantauan di lapangan, Jumat 24 Juli 2026, terlihat pondasi pelebaran jalan di beberapa titik mulai ambles dan longsor. Akan  mengakibatkan   retak, sebagian bahu jalan turun hingga 30 cm. Kondisi ini membahayakan pengendara, terutama saat malam hari dan hujan.karena penerangan saat ini tidak memadai.



"Ini baru sebentar diperbaiki, kok sudah hancur lagi. Motor saya hampir jatuh kemarin karena nggak kelihatan jalannya turun," ujar Rudi, pengendara yang melintas.

Diduga Tidak Sesuai Aturan Timbangan Semen


Warga sekitar menduga kerusakan terjadi karena pekerjaan pelebaran tidak sesuai spesifikasi. Salah satunya terkait takaran semen dan kualitas pondasi.


"Kalau pondasi kuat, nggak mungkin baru beberapa bulan sudah ambruk. Kami duga campuran semennya kurang atau pondasinya asal-asalan," kata warga Betungan yang enggan disebut namanya.


Kerusakan di sisi pelebaran ini juga dikhawatirkan berdampak ke badan jalan utama jika tidak segera diperbaiki.



Berpotensi Ganggu Arus Lalu Lintas

Ruas Sebakul - Betungan merupakan jalur padat. Dilewati kendaraan dari arah Kota Bengkulu menuju Kabupaten Bengkulu Tengah dan sebaliknya. 

Kerusakan ini berpotensi menyebabkan:

1.  Kecelakaan  Pengendara kaget saat melintas di bagian yang ambles

2.  Kemacetan. Pengendara mengurangi kecepatan karena takut

3.  Kerugian  Kendaraan cepat rusak karena guncangan


Ketua Garbeta Kota Bengkulu, Supli Hayadi, mendesak Dinas PUPR ,berkoordinasi dengan BPJN Bengkulu sebagai pengerjaan jalan dan kontraktor pelaksana bertanggung jawab.


"Ini uang rakyat. Kalau baru dibangun sudah rusak, berarti ada yang salah dalam perencanaan atau pengawasan. Harus diaudit dan diperbaiki sesuai standar, jangan tambal sulam," tegasnya. 



 Dinas PUPR Didesak Lakukan Evaluasi

Hingga berita ini diturunkan, pihak Dinas PUPR  Bengkulu dan kontraktor pelaksana dari pihak BPJN Bengkulu  yang  pelaksana pekerjaan   belum memberikan keterangan resmi.dan kami pihak media menunggu hak jawab nya dalam hal ini,


Warga meminta pemerintah segera melakukan sidak, evaluasi mutu pekerjaan, dan perbaikan permanen. Bukan sekadar penambalan.


"Kami minta ada ketegasan. Kalau terbukti tidak sesuai RAB, harus dibongkar dan dibangun ulang. Jangan sampai makan korban," kata perwakilan warga.setempat 


( SP- Tim).

Berita Terbaru
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image