BREAKING NEWS
Kredit Perdagangan Bank Kuningan Daftar Angsuran Kredit Bank Kuningan

Minta Kajati Ambil Alih Kasus RS Covid Bengkulu Selatan, Aksi FABB di Kejati Sempat Diwarnai Penolakan Perwakilan

 


Minta Kajati Ambil Alih Kasus RS Covid Bengkulu Selatan, Aksi FABB di Kejati Sempat Diwarnai Penolakan Perwakilan



​BENGKULU,Aktualid.com Puluhan massa yang tergabung dalam Forum Aktivis Bersatu Bengkulu (FABB) menggelar aksi unjuk rasa di depan kantor Kejaksaan Tinggi (Kejati) Bengkulu pada Selasa (21/7/2026). Aksi ini dikomandoi langsung oleh Ketua FABB, Herman Lutfi, serta didampingi dua orator, Dedi Mulyadi dan Rio Alvikram.


​Dalam orasi yang disampaikan secara bergantian di depan gedung Kejati, FABB menyampaikan tuntutan utama mereka, yakni mendesak Kajati Bengkulu untuk segera mengambil alih penanganan kasus dugaan penyimpangan anggaran Rumah Sakit Covid yang saat ini sedang ditangani oleh Kejaksaan Negeri (Kejari) Bengkulu Selatan.



​Tolak Diwakili Kasi Penkum

​Di tengah penyampaian aspirasi, Herman Lutfi selaku Ketua FABB meminta secara tegas agar Kajati Bengkulu keluar dan menemui langsung para peserta aksi untuk memberikan penjelasan resmi. Namun, Kajati Bengkulu tidak kunjung menemui massa dan mengutus Kepala Seksi Penerangan Hukum (Kasi Penkum) Kejati Bengkulu, Wisdom, untuk menemui demonstran.


​Kehadiran Wisdom ditolak mentah-mentah oleh massa FABB. Mereka tetap pada pendiriannya hanya ingin berdialog langsung dengan Kajati Bengkulu.

​"Kami datang untuk menyuarakan keadilan dan meminta ketegasan pimpinan tertinggi Kejati Bengkulu. Kami menolak jika hanya ditemui perwakilan," tegas massa dalam orasinya.



​Bubar dan Ancam Aksi Lebih Besar

​Merasa aspirasinya tidak direspons langsung oleh pucuk pimpinan Kejati Bengkulu, massa FABB akhirnya memilih untuk membubarkan diri secara tertib. Kendati demikian, pembubaran aksi ini bukanlah akhir dari gerakan mereka.


​Sebelum meninggalkan lokasi, jajaran pengurus dan rekan-rekan FABB berjanji akan kembali melakukan konsolidasi dan menggelar aksi demonstrasi lanjutan dengan jumlah massa yang jauh lebih besar hingga tuntutan mereka dipenuhi.


Mardiansyah

Berita Terbaru
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image