FORMASI Apresiasi Dukungan Bupati untuk Pesik, Namun Ingatkan ASN Jangan Tinggalkan Tugas Pelayanan
FORMASI Apresiasi Dukungan Bupati untuk Pesik, Namun Ingatkan ASN Jangan Tinggalkan Tugas Pelayanan
KUNINGAN,Aktualid.com Ketua Forum Masyarakat Sipil Independen (FORMASI), Manap Suharnap, mengapresiasi komitmen Bupati Kuningan, , yang belakangan ini dinilai memiliki semangat besar dalam mendukung kemajuan klub sepak bola Pesik Kuningan hingga mampu menorehkan prestasi yang membanggakan.
Menurut Manap, perhatian pemerintah daerah terhadap kemajuan olahraga, khususnya sepak bola, merupakan langkah positif yang patut diapresiasi. Dukungan kepala daerah diyakini dapat membangkitkan semangat atlet, pengurus, dan masyarakat untuk bersama-sama membesarkan nama Kuningan di bidang olahraga.
Namun demikian, di balik capaian tersebut, FORMASI mengingatkan agar semangat membangun prestasi olahraga tidak mengorbankan penyelenggaraan pemerintahan dan pelayanan publik.
"Pada dasarnya kami mengapresiasi Bupati Kuningan yang begitu serius mendukung kemajuan Pesik hingga mampu meraih prestasi. Tetapi ada hal yang perlu dikoreksi. Jangan sampai para ASN yang menjadi pengurus klub harus meninggalkan tugas pokok dan kewajibannya sebagai aparatur sipil negara hanya karena diwajibkan mengikuti pertandingan di luar daerah pada saat jam kerja," ujar Manap Suharnap.
Ia menegaskan bahwa status sebagai ASN melekat dengan tanggung jawab memberikan pelayanan kepada masyarakat. Karena itu, kepentingan kedinasan seharusnya tetap menjadi prioritas dibanding aktivitas organisasi olahraga.
"Mendukung kemajuan sepak bola memang sebuah keharusan, tetapi tugas pokok ASN jauh lebih utama karena menyangkut pelayanan kepada masyarakat. Jangan sampai masyarakat yang dirugikan karena pejabat atau pegawai tidak berada di tempat saat jam kerja," katanya.
Manap mencontohkan salah satu kondisi yang menjadi sorotan publik, yakni Kepala Bagian Umum Sekretariat DPRD Kabupaten Kuningan, Gugum G, yang juga menjadi pengurus Pesik Kuningan. Menurutnya, rangkap jabatan tersebut berpotensi menimbulkan persoalan apabila mengharuskan yang bersangkutan meninggalkan tugas kedinasan untuk mendampingi tim bertanding di luar daerah pada hari dan jam kerja.
"Ini bukan persoalan mendukung atau tidak mendukung Pesik. Justru kami bangga jika Pesik berprestasi. Yang menjadi perhatian adalah bagaimana tata kelola pemerintahan tetap berjalan baik dan pelayanan kepada masyarakat tidak boleh terganggu. ASN harus mampu menempatkan prioritas sesuai kewajiban jabatannya," tegas Manap.
FORMASI berharap Pemerintah Kabupaten Kuningan dapat melakukan evaluasi terhadap keterlibatan ASN dalam kepengurusan maupun aktivitas klub sepak bola, sehingga dukungan terhadap dunia olahraga tetap berjalan tanpa mengabaikan disiplin, etika birokrasi, serta kewajiban pelayanan publik.
"Prestasi olahraga harus menjadi kebanggaan bersama. Tetapi keberhasilan itu juga harus dibangun dengan tata kelola pemerintahan yang baik. Jangan sampai semangat membangun sepak bola justru menimbulkan pertanyaan publik mengenai disiplin ASN dan kualitas pelayanan kepada masyarakat," pungkas Manap.
Irman


