BREAKING NEWS
Kredit Perdagangan Bank Kuningan Daftar Angsuran Kredit Bank Kuningan

SISTEM PENDIDIKAN SEKARANG ADALAH WARISAN DARI TAHUN 1820-AN

 DUNIA PENDIDIKAN



SISTEM PENDIDIKAN SEKARANG ADALAH WARISAN DARI TAHUN 1820-AN


 Pernah gk kalian mikir kenapa sistem sekolah di seluruh dunia mirip sekali? 

1. Bel nentuin belajar dan istirahat. 

2. Duduk rapi berjajar. 

3. Mau ke WC harus ijin. 

4. Pelajaran dipisah per mata pelajaran. 

5. Kelas di tentukan dari usia, bukan dari kemampuan. 

Sekolah modern di desain kaya pabrik, bukan di desain agar anak menajdi kreatif, melainkan untuk mendoktrin pola pikir dan perilaku. 


 Ini bukan cara alami manusia belajar, manusia harusnya belajar secara alami lewat (Curiosity Experience and exploration). Semua ini terjadi karena ada agenda di baliknya!! Dan setiap agenda punya tujuan tertentu.. 


 Sekolah menjadi wajib setelah Prusia kalah perang lawan Napoleon. Habis di permalukan di pertempuran jena, pemerintah Prusia merasa masalahnya ada di rakyat mereka. 

1. Prajurit terlalu banyak mikir. 

2. Warga berani mempertanyakan perintah. 

 Akhirnya mereka bikin solusi yang kemudian mengubah dunia. Sistem sekolah wajib yang di rancang buat membentuk kepatuhan massal sejak anak-anak. 


 Model pendidikan Prusia lalu di adopsi amerika Serikat pada abad ke-19, para pendidik Amerika mempelajari berbagai sistem pendidikan di dunia. Salah satu yang paling menarik perhatian adalah sekolah-sekolah di Prusia. Horace Mann, menteri pendidikan AS saat itu kagum sama sistemnya yang rapih dan disiplin. Pas balik ke Amerika, dia menulis laporan yang mendukung model itu, dari situlah lahir "COMMON SCHOLL".


 Model ini akhirnya nyebar ke seluruh dunia:

1. Jepang adopsi model tersebut pada tahun 1872.

2. Eropa mengadopsi sepenuhnya model pendidikan Prusia. 

3. Brazil membangun sistem pendidikannya berdasarkan model yang sama. 

 UNESCO mendorong pemerintah di berbagai negara untuk menyesuaikan diri dengan model pendidikan global!!!. 


 Semua anak di dunia diwajibkan mengikuti sistem pendidikan tersebut. Semua sekolah dinilai berdasarkan kriteria yang sama. Sampai titik ini, tahun 2026 tetap sama. Mungkin namanya saja sekolah modern, padahal sistemnya masi warisan tahun 1820-an....


 John Taylor Gatto, adalah seorang guru yang mengajar di sekolah selama hampir 30 tahun. Dia telah memenangkan New York City Teacher of the year  beberapa kali sebelum akhirnya dia mengundurkan diri karena kecewa dengan sistem sekolah. Dia mengkritik sistem sekolah yang sengaja di rancang untuk mematikan rasa ingin tahu anak dan menciptakan ketergantungan pada Otoritas. Sekolah modern dirancang untuk menghasilkan karyawan yang patuh dan konsumen yang taat, bukan warga negara yang bebas. 


 NASA pernah ngelakuin experimen yang hasilnya bikin kaget. Di tahun 1960-an, NASA butuh orang-orang paling kreatif buat nyelesain masalah yang belum pernah di pecahkan. Mereka lalu minta Dr.George Land dan Beth jerman bikin tes kreativitas, yang di kenal sebagai tes berpikir divergen. Hasilnya?? 98℅ anak kecil masuk kategori jenius kreatif. Tapi ketika dewasa, yang masih punya kemampuan itu tinggal sekitar 2℅..


 Di usia 5 tahun, 98℅ anak masuk kategori jenius kreatif, saat itu kebanyakan baru mulai sekolah. Masuk usia 10 tahun angkanya turu  jadi sekitar 30℅. Di usia 18 tahun, yang masi punya tingkat kreativitas itu tinggal sekitar 2℅. Artinya?? Semakin lama berada di sistem sekolah, kreativitas mereka turun drastis.. 


 Sekolah menggunakan penilaian untuk membunuh imajinasi, padahal ada dua cara berpikir:

1. Divergen: satu pertanyaan menciptakan ribuan kemungkinan baru. 

2. Konvergen: yang menghakimi, menyensor, dan mempersempit semuanya menjadi satu jawaban yang di anggap benar. 

 Anak kecil lahir dengan pemikiran divergen,. Sekolah mengajarinya untuk menghakimi setiap ide bahkan sebelum ide itu lahir!! Karena takut mendapatkan nilai rendah, takut salah dan takut memberikan jawaban yang berbeda dari yang di harapkan guru. 


 Kenapa sekolah menghancurkan imajinasi anak-anak?? 

PERTAMA: Elite industri yang mengendalikan dunia sangat-sangat menyukai sistem ini. Pabrik butuh orang-orang yang tepat waktu dan patuh untuk bekerja di lini produksi, bukan para penemu yang suka mempertanyakan. 

Karena jenius dan kreatif adalah tipe orang yang sulit di kontrol!! Sedangkan karyawan yang patuh menghasilkan keuntungan. 

KEDUA: Perebutan kekuasaan dunia melalui perang butuh tentara yang patriotik, patuh, dan tidak banyak bertanya. 

 Bayangkan betapa berbahayanya bagi mereka jika para tentara mulai mempertanyakan alasan, motif, dan strategi?? 

Karena para elit membenci orang yang berpikir. 


 Sekolah telah menghasilkan masyarakat penurut, tidak percaya diri, dan pasrah. 200 tahun mengajarkan semua orang untuk taat dan memadamkan kejeniusan kreatif setiap anak. 

Siapa yang di untungkan dari rakyat yang dibentuk seperti ini??? 

Sama seperti kaliin dan juga saya. Kita semua di bentuk oleh sistem ini agar tunduk dan juga patuh terhadap apa yang jadi peraturan!!! 


Red

Berita Terbaru
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image