DANRI sampaikan belasungkawa atas wafatnya Sultan Siak Sri Inderapura XIII
DANRI sampaikan belasungkawa atas wafatnya Sultan Siak Sri Inderapura XIII
Kuningan,Aktualid.com 27 Agustus 2026 — Dewan Adat Nasional Republik Indonesia (DANRI) menyampaikan duka cita mendalam atas wafatnya PYM Sultan Assayidis Syarif Nazir Abdul Jalil Saifuddien atau Teungku Nazir, Sultan Siak Sri Inderapura XIII, yang berpulang ke Rahmatullah pada Kamis, 27 Agustus 2026.
Ucapan belasungkawa tersebut disampaikan sebagai bentuk penghormatan atas jasa dan pengabdian almarhum dalam menjaga serta melestarikan adat, budaya, sejarah, dan nilai-nilai persatuan Nusantara.
Dalam pernyataan resminya, DANRI menyebut kepergian Sultan Siak Sri Inderapura XIII merupakan kehilangan besar, bukan hanya bagi keluarga dan masyarakat Kesultanan Siak Sri Inderapura, tetapi juga bagi bangsa Indonesia, khususnya dunia adat dan budaya Nusantara.
Semasa hidupnya, almarhum dikenal sebagai pemimpin adat yang arif dan bijaksana. Dedikasinya dalam merawat warisan leluhur serta mempererat persaudaraan antarkerajaan, kesultanan, dan masyarakat adat di Indonesia dinilai menjadi bagian penting dari pengabdian beliau.
DANRI juga mendoakan agar Allah SWT mengampuni seluruh dosa dan khilaf almarhum, menerima amal ibadahnya, melapangkan alam kuburnya, serta menempatkannya di tempat terbaik di sisi-Nya.
"Kepada keluarga besar Kesultanan Siak Sri Inderapura, semoga diberikan ketabahan, kekuatan, dan keikhlasan dalam menghadapi musibah ini," demikian pernyataan DANRI.
Ucapan duka tersebut ditandatangani PYM Kanjeng Gusti Sultan Sepuh Pangeran Heru Rusyamsi Arianatareja, S.Psi., S.H., M.H., selaku Ketua Umum/Dipertuan Agung DANRI, serta PYM Sultan Malik Samudera Pasai As Syarif Teuku Haji Badruddin Syah ZFA, selaku Sekjen/Dipertuan Agung DANRI.
DANRI turut menyampaikan penghormatan terakhir kepada almarhum melalui ungkapan, "Selamat jalan, PYM saudaraku Sultan Siak. Jasa dan pengabdianmu untuk adat, budaya, dan persatuan bangsa akan senantiasa dikenang sepanjang masa."
Al-Fatihah.




