Teheran secara resmi mengubah aturan pelibatan perang (rules of engagement) dengan memperluas jangkauan target operasi militer
Teheran secara resmi mengubah aturan pelibatan perang (rules of engagement) dengan memperluas jangkauan target operasi militer
TEHERAN,Aktualid.com Komando Tertinggi Korps Garda Revolusi Islam Iran (IRGC) secara mendadak mengeluarkan instruksi darurat yang meminta seluruh negara di kawasan Timur Tengah untuk segera mengaktifkan dan menyiagakan unit pertahanan sipil (civil defense) mereka. Berdasarkan siaran langsung televisi negara Iran pada Sabtu (18/7/2026), maklumat ini dirilis setelah Teheran secara resmi mengubah aturan pelibatan perang (rules of engagement) dengan memperluas jangkauan target operasi militer mereka melampaui instalasi militer asing. Pihak IRGC menegaskan bahwa setiap aksi pengeboman Amerika Serikat yang menyasar infrastruktur hajat hidup orang banyak di Iran kini akan dibalas dengan tindakan yang setara dan langsung membidik fasilitas vital milik negara-negara sekutu Washington di sekeliling Teluk.
Keputusan ekstrem ini diambil sebagai respons langsung atas hancurnya fasilitas pompa desalinasi air bersih di desa pesisir Bunji, Provinsi Hormozgan, akibat serangan udara masif yang dilancarkan oleh Komando Pusat AS (CENTCOM). Iran membuktikan ancaman baru tersebut melalui serangan rudal balistik balasan yang menghantam kompleks pembangkit listrik dan pabrik pengolahan air minum utama pemerintah Kuwait hingga terbakar hebat. Mengingat sebagian besar negara Arab di sepanjang Teluk sangat bergantung pada infrastruktur desalinasi komersial untuk memasok kebutuhan air domestik, pengumuman darurat militer Iran ini memicu kepanikan geopolitik baru karena mengancam keselamatan dan stabilitas jutaan warga sipil di luar zona konflik utama.
Sumber: Televisi Negara Iran (IRIB)
Red


