BREAKING NEWS
Kredit Perdagangan Bank Kuningan Daftar Angsuran Kredit Bank Kuningan

Guna memperkuat tekanan taktis, IRGC secara resmi mendeklarasikan kendali penuh atas Selat Hormuz

 



Guna memperkuat tekanan taktis, IRGC secara resmi mendeklarasikan kendali penuh atas Selat Hormuz


TEHERAN ,Aktualid.com Korps Garda Revolusi Islam Iran (IRGC) mengeluarkan peringatan darurat bahwa operasi pembalasan militer skala besar terhadap Amerika Serikat dan sekutu regionalnya dapat dimulai kapan saja. Melalui rilis resmi yang disiarkan kantor berita pemerintah, IRNA, komando tertinggi IRGC menegaskan bahwa pihak agresor akan menerima hukuman keras atas rentetan serangan udara sepihak yang dilancarkan oleh Komando Sentral AS (CENTCOM) dalam beberapa jam terakhir. Pernyataan ini langsung menempatkan seluruh unit rudal balistik dan skuadron drone Iran dalam status kesiapan tempur tertinggi.


Guna memperkuat tekanan taktis, IRGC secara resmi mendeklarasikan kendali penuh atas Selat Hormuz dan menegaskan bahwa jalur maritim strategis tersebut akan tetap ditutup total bagi seluruh kapal militer maupun komersial asing. Bersamaan dengan kebijakan tersebut, stasiun televisi nasional Iran (IRIB) menyiarkan imbauan evakuasi darurat bagi warga sipil di negara-negara tetangga seperti Yordania, Kuwait, dan Bahrain. Masyarakat diimbau untuk segera menjauh minimal 500 meter dari setiap instalasi militer Amerika Serikat demi menghindari dampak fatal dari gelombang serangan rudal yang akan datang.


Eskalasi destruktif ini meledak menyusul keputusan Presiden AS Donald Trump yang memerintahkan gempuran udara intensif selama dua jam terhadap pusat komando drone dan situs radar IRGC di Pulau Qeshm serta wilayah Iran Selatan. Operasi udara AS tersebut merupakan aksi balasan atas runtuhnya gencatan senjata pasca-serangan rudal Iran ke pangkalan militer Amerika di Yordania sebelumnya. Dengan penutupan Selat Hormuz dan ancaman serangan balasan yang kian nyata, para pengamat internasional memperingatkan adanya risiko lonjakan harga minyak global serta pecahnya perang regional terbuka di kawasan Teluk.


Sumber : IRNA (Islamic Republic News Agency)


Berita Terbaru
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image