BREAKING NEWS
Kredit Perdagangan Bank Kuningan Daftar Angsuran Kredit Bank Kuningan

Euforia Sepak Bola jangan sampai berakhir kecewa " Dengan di jualnya Lesensi Club oleh pemegang kendali "

 



Euforia Sepak Bola jangan sampai berakhir kecewa " Dengan di jualnya Lesensi Club oleh pemegang kendali "


Kuningan,Aktualid.com Euforia naiknya Level Liga di kompetesi PSSI bagi PESIK Kuningan dari Liga Empat naik ke Liga Tiga.Hal ini merupakan suatu kebanggaan bagi Kuningan.


Namun di balik euforia kebanggan itu,kita berharap PESIK Kuningan akan tetap milik Kabupaten Kuningan selamnya,jangan sampai hilang seperti club club kab/kota lainnya yang telah hilang akibat di jual lesensinya kepada yang lain.


Contoh club yang lain yang telah hilang


Beberapa daerah di Indonesia harus kehilangan kesebelasan mereka secara permanen setelah pemilik baru mengakuisisi dan merelokasi lisensi klub tersebut ke wilayah lain dengan identitas baru. 

Berikut adalah beberapa daerah yang kehilangan klub sepak bolanya akibat praktik akuisisi dan pemindahan markas:

Samarinda (Kalimantan Timur): Daerah ini kehilangan Putra Samarinda (Persisam) ketika klub tersebut diakuisisi oleh investor baru pada 2015, dipindahkan ke Bali, dan diubah namanya menjadi Bali United. 


Raja Ampat (Papua Barat Daya): Raja Ampat kehilangan klub kebanggaannya, Persiram Raja Ampat, setelah lisensinya dibeli dan dipindah ke Bantul (kemudian ke Bogor) dan berevolusi menjadi PS TIRA / Persikabo 1973. 

Martapura (Kalimantan Selatan): Kehilangan Martapura FC di Liga 2 setelah klub tersebut diakuisisi dan dipindahkan markasnya ke Tangerang, kemudian berganti nama menjadi Dewa United.

Cilegon (Banten): Kehilangan Cilegon United yang diakuisisi oleh manajemen baru, dipindahkan markasnya, dan berganti nama menjadi RANS Nusantara FC. 

Praktik perpindahan homebase dan pergantian nama ini sering terjadi dalam sepak bola Indonesia, meski saat ini regulasi dari PSSI dan operator liga semakin memperketat aturan perpindahan domisili klub agar tidak merugikan basis suporter setempat.


Yayat Lauk mantan pengurus PESIK/PSSI Kuningan berharap Semoga PESIK tidak bernasib seperti klub yang lain yang dijual oleh pemodal merangkap mafia sepak bola ke daerah lain atau dijual ke pengusaha dari luar kabupaten kuningan.

Terahir PERSIKAS menghilang dari kab subang,pungkas Yayat.


Irman


Berita Terbaru
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image