BREAKING NEWS
Kredit Perdagangan Bank Kuningan Daftar Angsuran Kredit Bank Kuningan

Om-Jok 2026 mengusung tema “Menyulam Asa Merangkai Cita”, sebagai ruang silaturahmi, diskusi,dan bertukar gagasan

 


Om-Jok 2026 mengusung tema “Menyulam Asa Merangkai Cita”, sebagai ruang silaturahmi, diskusi,dan bertukar gagasan


Kuningan,Ajtualid.com Bupati Kuningan Dr. H. Dian Rachmat Yanuar, M.Si. secara resmi membuka kegiatan Obrolan Mahasiswa Jogja-Kuningan (Om-Jok) 2026 yang diselenggarakan oleh Ikatan Pelajar dan Mahasiswa Kuningan (IPMK) Yogyakarta, bertempat di Sanggariang, Jl. Siliwangi No. 75 Kuningan.

Om-Jok 2026 mengusung tema “Menyulam Asa Merangkai Cita”, sebagai ruang silaturahmi, diskusi, serta pertukaran gagasan antara mahasiswa asal Kuningan yang menempuh studi di Yogyakarta, dengan pelajar SLTA/sederajat se-Kabupaten Kuningan.

Ketua Pelaksana Om-Jok 2026, Hiro Isya Syuhada, dalam sambutannya menyampaikan bahwa kegiatan ini bertujuan menumbuhkan semangat kebersamaan serta membangun harapan dan cita-cita generasi muda Kuningan.

“Melalui forum obrolan ini, kami berharap dapat menumbuhkan semangat kebersamaan, memperluas wawasan, serta menjadi ruang refleksi bagi adik-adik dalam menyusun harapan dan merancang cita-cita, baik untuk diri sendiri maupun kontribusi nyata kepada masyarakat dan daerah asal,” ujar Hiro.

Ia juga menuturkan rangkaian kegiatan Om-Jok 2026 meliputi sosialisasi, opening ceremony, talkshow, try-out, penampilan kreasi seni, serta expo kampus. Antusiasme peserta menjadi bukti kegiatan ini mendapat sambutan positif dari pelajar.

Dalam sambutan kedua sekaligus pembukaan acara, Bupati Dian menyampaikan apresiasi kepada IPMK Yogyakarta beserta jajaran alumni yang terus menjaga kekompakan mahasiswa Kuningan di perantauan. Ia juga menyapa sejumlah tokoh dan pejabat yang hadir, termasuk Wakil Bupati Kuningan Tuti Andriani, Plt Kadisdikbud Pak Purwadi, staf ahli merangkap Plt Kadis KOPDAGPERIN Elon Carlan, serta Ketua Baznas Kuningan K.H. Yayan Sofyan.

Bupati Dian mengawali dengan pantun motivasi sebagai bentuk dukungan kepada generasi muda:

“Langkah mahasiswa tak pernah lelah,

Menyulam asa membangun Kuningan penuh makna.”

Dalam pesannya, Bupati menekankan bahwa pelajar hari ini sedang berada di fase penting yang menentukan masa depan. Ia mengajak peserta untuk berani bermimpi, percaya diri, dan tidak minder dengan latar belakang keluarga maupun daerah.

“Jangan pernah minder karena berasal dari daerah atau dari keluarga kurang berada. Kesuksesan ditentukan oleh diri sendiri,” tegasnya.

Bupati juga menegaskan pembangunan daerah sejatinya tidak hanya identik dengan gedung megah atau jalan mulus, namun yang paling utama adalah pembangunan sumber daya manusia (SDM).

“Pembangunan yang bagus sejatinya adalah membangun sumber daya manusia,” ucap Bupati Dian.

Pada kesempatan itu, Bupati Dian turut menyampaikan pentingnya kemampuan 4C bagi pelajar agar mampu bersaing, yakni Creativity (kreativitas), Collaboration (kolaborasi), Communication (komunikasi), dan Critical Thinking (berpikir kritis), ditambah kemampuan beradaptasi dengan perkembangan teknologi.

Bupati juga menyinggung fenomena bonus demografi menuju 2045 yang harus dipersiapkan sejak dini agar menjadi berkah, bukan musibah. Menurutnya, generasi muda harus diposisikan sebagai pelaku pembangunan, bukan sekadar objek pembangunan.

Menutup sambutan, Bupati Dian mengajak para pelajar dan mahasiswa untuk ikut membangun Kuningan dengan membawa identitas daerah dalam setiap mimpi dan keberhasilan.

“Jangan pernah hanya bercita-cita sukses secara pribadi. Sertakan Kuningan kampung halaman dalam setiap mimpi kalian,” pesannya.

Irman

Berita Terbaru
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image