BREAKING NEWS
Kredit Perdagangan Bank Kuningan Daftar Angsuran Kredit Bank Kuningan

Konferensi Asia Afrika: Ancaman Nyata bagi Barat

 


Konferensi Asia Afrika: Ancaman Nyata bagi Barat, 

Konferensi Asia Afrika sebagai “a dangerous precedent”


April 1955. Di Bandung, Soekarno berdiri di hadapan puluhan negara Asia–Afrika—bukan sebagai tuan rumah seremonial, tapi sebagai arsitek tatanan dunia alternatif. Bagi Barat, inilah momen berbahaya: negara-negara bekas jajahan mulai berbicara tanpa Washington dan Moskwa.

Dokumen British Foreign Office menyebut Konferensi Asia Afrika sebagai “a dangerous precedent”—karena untuk pertama kalinya, negara-negara Dunia Ketiga membangun solidaritas politik di luar blok Barat maupun Timur. Dalam pidato pembukaannya, Soekarno menegaskan bahwa kolonialisme belum mati—ia hanya berubah bentuk.

Lewat KAA, lahir prinsip yang kelak menjadi fondasi Gerakan Non-Blok: kedaulatan, anti-imperialisme, dan penolakan dominasi kekuatan besar. Arsip Perserikatan Bangsa-Bangsa menunjukkan bagaimana resolusi-resolusi pasca-Bandung mulai menantang legitimasi kolonialisme Barat di forum internasional.

Bagi Soekarno, Bandung bukan perayaan.

Ia adalah peringatan: dunia lama sedang retak, dan Barat menyadarinya lebih dulu.

Irman

Berita Terbaru
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image