BREAKING NEWS
Kredit Perdagangan Bank Kuningan Daftar Angsuran Kredit Bank Kuningan

Wedang Jahe, Madu, Jeruk Nipis dan Kunyit: Hangat, Menyegarkan, tetapi Bukan Pengganti Pengobatan

 

Rubrik Kesehatan



Wedang Jahe, Madu, Jeruk Nipis dan Kunyit: Hangat, Menyegarkan, tetapi Bukan Pengganti Pengobatan


 Minuman herbal berbahan sederhana seperti jahe, madu, jeruk nipis dan kunyit kembali banyak dibagikan sebagai pilihan minuman rumahan untuk membantu meredakan berbagai keluhan ringan.


Dalam infografis yang beredar, racikan tersebut disebut dapat digunakan untuk vertigo, batuk, flu, dan pegal-pegal. Namun, masyarakat perlu memahami bahwa minuman herbal sebaiknya diposisikan sebagai pelengkap untuk menjaga kenyamanan tubuh, bukan sebagai pengganti diagnosis dan pengobatan medis.


Salah satu racikan yang ditampilkan terdiri dari 200 ml air panas, satu sendok makan madu, satu jempol jahe dewasa, serta perasan satu jeruk nipis. Untuk keluhan yang berkaitan dengan flu, infografis menggunakan kunyit sebagai tambahan, sedangkan untuk pegal-pegal jumlah madu ditingkatkan menjadi dua sendok makan.


Jahe dapat memberi rasa hangat


Jahe telah lama digunakan dalam pengobatan tradisional dan telah diteliti untuk sejumlah kondisi, terutama mual dan muntah. Namun, bukti ilmiah terhadap manfaat jahe berbeda-beda tergantung kondisi dan bentuk penggunaannya. Jahe juga dapat menyebabkan keluhan seperti mulas, heartburn atau diare pada sebagian orang. 


Sementara itu, kunyit mengandung kurkumin yang memiliki potensi sifat anti-inflamasi. Akan tetapi, bukti yang ada belum cukup untuk menyatakan bahwa konsumsi kunyit dapat mengobati penyakit tertentu. 


Madu lebih dikenal untuk membantu meredakan batuk


Untuk batuk akibat infeksi saluran pernapasan ringan, madu dapat membantu meredakan batuk pada orang dewasa dan anak berusia minimal satu tahun. CDC secara tegas menyebutkan bahwa madu tidak boleh diberikan kepada bayi di bawah usia satu tahun karena risiko botulisme. 


Karena itu, orang tua sebaiknya tidak memberikan racikan dalam gambar tersebut kepada bayi hanya karena dianggap sebagai minuman herbal alami.


Jangan menganggap semua vertigo bisa diatasi dengan wedang herbal


Klaim "untuk vertigo" perlu mendapat perhatian khusus. Vertigo bukan satu penyakit tunggal dan dapat disebabkan oleh berbagai kondisi, termasuk gangguan telinga bagian dalam, migrain, efek obat, maupun kondisi lainnya. Penanganannya bergantung pada penyebabnya. 


Jika vertigo berulang atau tidak kunjung membaik, pemeriksaan tenaga kesehatan diperlukan. Terlebih jika disertai gangguan penglihatan, sulit berbicara, kelemahan atau mati rasa pada tangan/kaki, gangguan pendengaran, sakit kepala berat, atau muntah berat, karena kondisi tersebut membutuhkan penilaian medis segera. 


Boleh menjadi pilihan minuman, tetapi tetap bijak


Secara umum, wedang jahe dengan madu dan jeruk nipis dapat menjadi minuman hangat yang menyegarkan. Namun, masyarakat sebaiknya tidak langsung menganggapnya sebagai obat untuk semua keluhan yang tercantum dalam infografis.


Bagi orang yang sedang mengonsumsi obat tertentu, memiliki kondisi kesehatan khusus, sedang hamil, atau mengalami keluhan yang menetap, penggunaan bahan herbal juga sebaiknya dikonsultasikan terlebih dahulu. Produk dan bahan herbal dapat memiliki efek samping maupun berinteraksi dengan obat tertentu. 


Pesan pentingnya: minuman herbal boleh menjadi bagian dari pola hidup sehat, tetapi **jangan sampai membuat seseorang menunda pemeriksaan ketika gejalanya berat, berulang, atau semakin memburuk.

Red

Berita Terbaru
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image