BREAKING NEWS
Kredit Perdagangan Bank Kuningan Daftar Angsuran Kredit Bank Kuningan

Salam Merdeka dari REDAKSI "Menatap Kemerdekaan Semu "

 


Salam Merdeka dari REDAKSI "Menatap Kemerdekaan Semu "


Di bawah merah putih yang berkibar,

kita menatap langit dengan dada membusung,

menyanyikan lagu-lagu kemerdekaan,

sementara di sudut-sudut negeri

masih terdengar lirih suara:

“Benarkah kami telah merdeka?”


Malam dipenuhi renungan,

lilin dinyalakan, kepala ditundukkan,

doa-doa dilangitkan kepada para pahlawan.

Namun ketika fajar membuka mata,

rantai-rantai lama masih terasa, 

hanya berganti nama,

hanya berganti wajah.


Penjajah telah pergi dari tanah air,

tetapi bayang-bayangnya belum sepenuhnya sirna.

Imperialisme tak selalu datang membawa senjata,

kapitalisme tak selalu mengetuk dengan ancaman;

kadang ia hadir sebagai kemewahan,

sebagai angka, sebagai kuasa,

sebagai tangan yang perlahan menggenggam

bumi dan air milik seluruh manusia.


Di negeri yang disebut merdeka,

masih ada rakyat yang berdiri di pinggir sejarah,

menatap kekayaan negerinya sendiri

seperti orang asing di rumahnya.

Masih ada suara yang dikalahkan kepentingan,

keadilan yang tertatih di hadapan kekuasaan,

dan hukum yang kadang kehilangan cahaya

ketika berhadapan dengan mereka yang punya kuasa.


Merdeka bukan sekadar bendera yang berkibar,

bukan sekadar upacara dan pidato,

bukan renungan yang usai bersama malam,

lalu dilupakan ketika matahari terbit.


Merdeka adalah ketika rakyat

tidak menjadi tamu di tanah kelahirannya;

ketika bumi dan air menjadi sumber kehidupan,

bukan ladang keserakahan;

ketika hukum berdiri setinggi langit,

dan keadilan tak mengenal siapa yang kaya,

siapa yang berkuasa,

siapa yang tak punya apa-apa.


Maka di setiap ulang tahun kemerdekaan,

jangan hanya bertanya:

“Sudah berapa lama kita merdeka?”


Tanyakanlah kepada nurani:

“Sudah sejauh mana rakyat merasakan kemerdekaan?”


Sebab kemerdekaan bukan tanggal di kalender,

bukan hanya upacara yang berulang setiap tahun.

Kemerdekaan adalah perjuangan yang tak boleh padam, 

agar merah putih bukan sekadar warna di langit,

melainkan janji yang hidup

di setiap denyut kehidupan rakyat.


Dan bila rantai masih mengikat,

meski rantai itu berkilau seperti emas,

maka tugas kita belum selesai:

menyingkap belenggu yang disamarkan,

menjaga tanah yang diwariskan,

dan memastikan bahwa suatu hari nanti

kata merdeka

benar-benar berarti merdeka.


RED


Berita Terbaru
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image