PUISIKU " Merdeka di antara kusamnya umbul umbul negeri "
PUISIKU
Merdeka di antara kusamnya umbul umbul negeri
Detik darah terakhir
Dengus napas yang tersekat
Sekarat raga
Menggapai kebebasan
Waktu itu 1945
Tidak ada kata menyerah
Para kusuma bangsa
Wariskan tanah pertiwi
Pada kita semua
Ya untuk kita
Yang akan meneruskan cita citanya
Negeri ini sempat terkoyak
Dari ambisius Komunis
Dari kekecewaan kaum DI TII
Gemilang jaya kembali
Di zaman Orde Baru
1998
Reformasi kembali
Mengoyak negeri
Dari harapan lebih baik
Jigjag jalan bangsaku
Semakin tak terarah
Rakyat di buat lapar
Korupsi semakin subur
Penguasa kehilangan wibawa
Penipu di jadikan raja
Oligarky mencengkram negeri
Hukum hanya alat pemukul
Dari kedurjanaan penguasa boneka
Taring macan Asia
Tumpul tersandra
Anak Haram Konstitusi
Yang mebaluri muka bangsa
Hingga hilang wibawa
Dan terbitnya dua matahari
Di negeri katulistiwa
Sampai kapan
Sampai kapan kita kembali merdeka
Riuh menyambut Ulang Tahun Negeri
Tak seantusias masa itu
Umbul umbul kusam
Terpasang sekedar tanda
Kita masih Cinta tanah pertiwi
Walau hidup semakin terjepit
Diantara kebijakan yant rumit
Sampai Pajak menghantam
Barisan penguasa pongah
Tanpa rasa malu pada Rakyatnya
Menindas
Merusak
Segala sendi bernegara
Merdeka di simpang gejolak
Antara marah
Dan teriakan yang di sekap
Mati kelaparan
Atau hidup di kekang
Hanya satu yang bertahan
Umbul umbul kusam
Di setiap sudut negeri
Merdeka....atau terlindas
Ya kita ingin merdeka
Dari segala kedurjanaan penguasa.
16 08 2026
Pujangga Renta
Irsyamba


