BREAKING NEWS
Kredit Perdagangan Bank Kuningan Daftar Angsuran Kredit Bank Kuningan

“Londo Ireng”, pertanyaannya bukan lagi siapa yang paling nasionalis. Tapi; "kenapa sih kekuasaan begitu takut pada kritik?"

 



“Londo Ireng”, pertanyaannya bukan lagi siapa yang paling nasionalis. Tapi; "kenapa sih kekuasaan begitu takut pada kritik?"



Wartawan mengawasi kekuasaan. Jurnalis mengungkap fakta. Pengamat mengkritisi kebijakan. LSM membela kepentingan publik. Kalau suara-suara kritis justru dilabeli “Londo Ireng”, pertanyaannya bukan lagi siapa yang paling nasionalis. Tapi; "kenapa sih kekuasaan begitu takut pada kritik?"


Kritik bukan pengkhianatan. Demokrasi bukan ruang gema untuk penguasa. Mari terus berisik, mari terus bersuara.


***


Journalists hold power accountable. Reporters uncover the truth. Analysts challenge public policies. Civil society organizations defend the public interest.


When critical voices are branded as "Londo Ireng," the question is no longer who is truly patriotic. The question is: why is power so afraid of criticism?


Criticism is not an act of betrayal. Democracy is not an echo chamber for those in power.


Keep raising your voice. Keep speaking truth to power.


Irman

Berita Terbaru
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image