BREAKING NEWS
Kredit Perdagangan Bank Kuningan Daftar Angsuran Kredit Bank Kuningan

Pilkada tidak langsung sebagai anomali dalam praktik presidensial modern.

 


Pilkada tidak langsung sebagai anomali dalam praktik presidensial modern.

Jakarta,Aktualid.com Pemilihan kepala daerah (Pilkada) langsung diyakini sebagai keniscayaan dalam sistem presidensial yang dianut Indonesia. Upaya menarik kembali pilkada ke tangan DPRD bukan sekadar langkah mundur, tapi menabrak logika dasar konstitusi.

Pendiri Saiful Mujani Research and Consulting (SMRC), Saiful Mujani memandang, Pilkada langsung merupakan turunan logis dari sistem presidensial yang menempatkan kedaulatan di tangan rakyat, bukan parlemen.

“Kalau kita presidensial maka tingkat daerah pun kita menganut polanya seperti di dalam memilih kepala negara ini, itu dipilih secara langsung, maka itu tidak bisa dihindarkan,” ujar Saiful di kanal YouTube Vinus Forum, Minggu (4/1/2026).

Menurut Saiful, pilihan Indonesia untuk tidak menganut sistem parlementer sejak awal membawa konsekuensi historis yang tak bisa dipreteli sebagian. Salah satunya, mekanisme pemilihan pemimpin yang langsung dipilih rakyat.

Ia bahkan menyebut gagasan pilkada tidak langsung sebagai anomali dalam praktik presidensial modern. Saiful menegaskan tak ada contoh negara presidensial yang kepala daerahnya dipilih oleh parlemen daerah.

[Inilah.com]

Red

Berita Terbaru
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image